Hey, i write a special poem for someone. I'm sorry if this poem very lebay, and alay.
So let's check out my new poem now! Happy read :)
Telanan gelombang air pasang di jari-jari kaki ini mengingatkanku akan kamu..
Sesuatu yang menghilang setelah membuat ukiran senyuman indah dari bibirku..
Dan aku akan selalu menunggunya untuk kembali lagi padaku..
Walau..
Aku tak akan mendapatkan gumpalan air ini selamanya dan secara menyeluruh..
Karena..
Banyaknya ribuan orang yang ingin menikmati pelukan gelombang walau hanya diujung rasa..
Kerinduan padanya membuncah dalam diriku..
Perasaan ini untuknya tak dapat terbendung lagi..
Seribu kisah percintaan yang paling indah ingin sekali aku jalani bersamanya..
Namun apadaya..
Hati ini tak dapat merangkul hatinya..
Waktu miliknyapun tak akan rela dibuang demi diriku..
Walau begitu..
Sebuah kenangan indah bersamanya tak akan kulupakan..
Aku menghabiskan waktu bersamanya..
Melewati beribu-ribu detik hamparan waktu..
Aku dapat meluluhkan hatinya, begitupun dia..
Ukiran senyuman manis diwajahnya membuat aku kehilangan akal..
Ternyata akupun bisa membuat seutas senyuman manis dari bibirnya..
Goncangan kenyataan sangat membuat hati ini beku..
Kebenaran ini memang tidak bisa dipungkiri..
Engkau miliknya..
Teman canda, dan gundah gulana..
Seribu kisah manis sering ia tumpahkan padaku..
Seribu kegalauan hati sering ia curahkan padaku..
Seribu senyum palsu kuberikan padanya saat ia menceritakan kisah manis denganmu..
Seribu kemunafikan ini sering kuungkit ketika ia bercerita tentangmu..
Tuhan,
Aku takpantas menyakitinya..
Ia terlalu baik untukku sakiti..
Tapi aku sulit untuk mengungkiri lagi perasaan ini..
Maaf Sobat,
Aku mengkhianatimu..
Sejujurnya,
Aku mencintainya pula..
Komentar
Posting Komentar